Fakultas Teknik.
Renovasi Kamar Mandi Gedung H Lantai 2 & 3.
Tidak ada yang datang ke kampus untuk melihat kamar mandi.
Tidak ada yang memfoto.
Tidak ada yang dibanggakan.
Tapi hampir semua orang memakainya.
Dan di situlah letaknya.
Kamar mandi itu fasilitas paling jujur.
Kalau bersih, semua merasa nyaman.
Kalau bermasalah, semua langsung tahu.
Tidak bisa ditutup-tutupi.
Di Gedung H, lantai 2 dan 3, aktivitas tidak pernah sepi.
Mahasiswa datang dan pergi.
Dosen berpindah ruang.
Rutinitas berjalan terus.
Dan di tengah itu semua, kamar mandi harus selalu siap.
Air harus lancar.
Drainase tidak boleh mampet.
Kebersihan harus terjaga.
Hal-hal yang terlihat sederhana,
tapi kalau tidak beres—langsung terasa dampaknya.
Makanya, renovasi kamar mandi bukan sekadar memperbaiki keramik atau mengganti pintu.
Ini soal kenyamanan dasar.
Soal memastikan bahwa kebutuhan paling sederhana pun dipenuhi dengan baik.
Di situlah peran DASP UMS jadi penting—memperhatikan hal yang paling sering digunakan, bukan hanya yang paling terlihat.
Karena jujur saja, kualitas sebuah tempat sering dinilai dari hal-hal kecil seperti ini.
Bukan dari yang paling megah,
tapi dari yang paling sering dipakai.
Kamar mandi mungkin bukan pusat perhatian.
Tapi justru di situlah standar benar-benar diuji.
Dan seperti biasa, yang sederhana sering menentukan segalanya.
Karena pada akhirnya, fasilitas yang baik bukan hanya yang terlihat bagus—
tapi yang selalu siap saat dibutuhkan.
