Teknologi Adalah Alat, Bukan Tujuan
Teknologi sering diperlakukan seolah-olah menjadi jawaban atas segala persoalan. Kita membeli perangkat baru, memasang sistem baru, lalu berharap semuanya menjadi lebih baik. Padahal teknologi sendiri tidak pernah memiliki tujuan. Ia hanya memperbesar kemampuan manusia yang menggunakannya.
Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi berada pada wilayah yang sangat dekat dengan gagasan tersebut. Mahasiswa membutuhkan ruang untuk mengembangkan kemampuan, mencoba gagasan, dan menemukan cara baru dalam menyelesaikan persoalan. Teknologi dapat membantu proses tersebut, tetapi tetap manusialah yang menentukan ke mana teknologi itu diarahkan.
Karena itu, fasilitas yang mendukung teknologi bukan hanya tentang menyediakan perangkat yang lebih modern. Yang jauh lebih penting adalah menyediakan lingkungan yang membuat seseorang berani mencoba. Sebab inovasi tidak selalu dimulai dari alat yang mahal. Sering kali ia dimulai dari seseorang yang diberi kesempatan untuk berkata, “Bagaimana kalau kita mencoba cara yang berbeda?”
Pada akhirnya, teknologi yang paling berguna bukanlah teknologi yang paling canggih, melainkan teknologi yang membuat manusia menjadi lebih mampu. Dan ruang yang mendukung pengembangan talenta adalah ruang yang memberi kesempatan kepada manusia untuk menemukan kemampuan tersebut, lalu menggunakannya untuk sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri.
